Matcha cake adalah kue yang menggunakan bubuk matcha (teh hijau Jepang yang dihaluskan hingga menjadi bubuk) sebagai bahan utamanya. Berbeda dengan kue rasa pandan yang aromanya manis daun, matcha cake punya profil rasa yang lebih “dewasa” dan unik.
Resep Dan Pembuatan Matcha cakee
Bahan-Bahan
Bahan A (Adonan Kuning Telur)
4 butir Kuning telur
30 g Gula pasir
60 ml Susu cair (full cream)
40 ml Minyak sayur (minyak jagung atau kanola lebih baik)
80 g Tepung terigu protein rendah (diayak)
10-15 g Bubuk matcha kualitas bagus (diayak bersama terigu)
Bahan B (Meringue/Putih Telur)
4 butir Putih telur
60 g Gula pasir
1 sdt Perasan jeruk nipis atau Cream of Tartar (opsional, untuk stabilitas)
Langkah Pembuatan
1. Menyiapkan Adonan Dasar
Kocok kuning telur dan gula pasir menggunakan whisk hingga pucat.
Masukkan minyak sayur dan susu cair secara bertahap sambil terus diaduk rata.
Masukkan campuran tepung terigu dan bubuk matcha yang sudah diayak. Aduk perlahan hingga tidak ada gumpalan (jangan overmix agar kue tidak bantat).
2. Membuat Meringue
Dalam wadah bersih (pastikan bebas minyak/air), kocok putih telur dan perasan jeruk nipis hingga berbusa.
Masukkan gula pasir secara bertahap (bagi menjadi 3 tahap) sambil terus dikocok dengan mixer kecepatan tinggi.
Kocok hingga mencapai tahap stiff peak (saat mixer diangkat, adonan membentuk kerucut yang tegak dan tidak jatuh).
3. Pencampuran (Folding)
Ambil sepertiga adonan putih telur, masukkan ke adonan hijau. Aduk balik perlahan menggunakan spatula.
Tuang kembali campuran tersebut ke sisa putih telur. Aduk balik hingga warna merata. Ingat: Lakukan perlahan agar udara dalam putih telur tidak kempes.
4. Proses Pemanggangan
Tuang adonan ke dalam loyang (biasanya loyang chiffon ukuran 18 cm). Jangan olesi loyang dengan mentega agar kue bisa “memanjat” naik.
Hentakkan loyang 2-3 kali di meja untuk membuang gelembung udara besar.
Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 160°C selama kurang lebih 45–50 menit (tergantung oven masing-masing).
5. Pendinginan
Setelah matang, segera keluarkan dan balikkan loyang (posisi tengkurap). Biarkan hingga benar-benar dingin sebelum dikeluarkan dari loyang. Ini penting agar kue tidak kempis.
